Tahun-tahun terakhir, dunia Islam dikejutkan dengan pergolakan-pergolakan yang terjadi hampir di seluruh negara-negara Timur Tengah. Tek terkecuali di negara Suriah. Negara yang dipimpin oleh Bashar Al Asaad dengan keji membantai umat Muslim di negara itu. Namun, belum tampak kepedulian umat Islam di dunia untuk menolong orang-orang Islam di sana. Beberapa anggota parlemen di sana, sebagaimana dapat dilihat di beberapa video, mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang menghina Allah.

Beberapa hari terakhir, kita disuguhi berita menggegerkan tentang beredarnya #buku-buku porno di Sekolah Dasar. Lebih mencengangkan lagi, beberapa #buku tersebut ternyata karya para maestro #sastra yang tidak mungkin menulis konten-konten pornografi. Alhamdulillah, ada pandangan yang lebih jernih tentang kejadian ini yang ditulis oleh Agus M Irkham, pandangan tersebut tertuang dalam #artikel yang berjudul Salah Kamar Berbuah Penarikan→

Tak terasa lebih dari dua bulan blog ini tidak menerbitkan tulisan baru. Bukan karena turunnya semangat nge-blog, dalam istilah agama disebut futur, melainkan ada perubahan besar yang ingin saya lakukan. Sayangnya, rencana perubahan itu tidak berjalan lancar, untuk tidak mengatakan tidak berjalan sama sekali.

Di awal tahun 2012 saya mempunyai niat untuk pindah dari WordPress.com→ ke Dagdigdug→. Bahkan, saya sudah melakukannya. Di blog baru tersebut saya telah menceritakan perpindahan saya lengkap dengan alasan-alasannya. Mungkin beberapa teman narablog berpendapat bahwa tindakan saya ini kurang masuk akal karena lebih memilih sesuatu yang tidak lebih baik dari yang ada sebelumnya. Alasan saya saat itu sangat sederhana, bahwa orang-orang yang ada di belakang Dagdigdug adalah putra-putra #Indonesia maka mereka lebih layak untuk dihargai atas kerja keras mereka.

Beberapa #artikel telah saya terbitkan di blog baru tersebut sampai akhirnya ada pengumuman bahwa layanan blog gratis tersebut sedang dimaintenance→. Semua blog tidak bisa diakses. Seminggu, dua minggu, proses maintenance belum beres juga. Saya masih berusaha tetap setia dan sabar menyimpan tulisan-tulisan saya di flashdisk dengan tetap berharap blog baru saya dapat segera diakses. Namun hingga hari ini, saat nafsu ngeblog tak terbendung lagi, harapan saya belum terwujud juga. Maka saya putuskan untuk kembali ke pelukan cinta pertama, WordPress.com. Apalagi, kini saya mempunyai teman baru yang memudahkan blogging dengan WordPress, yaitu WordPress for Android.

Garuda yang Kalahkan MAS dan BatanTek yang Mengasia

Saat membuka WordPress.com→, saya melihat artikel yang menggugah rasa nasionalisme saya untuk memerintahkan diri ini membaca keseluruhan isi artikel yang berjudul Garuda yang Kalahkan MAS dan BatanTek yang Mengasia→ tersebut.

Catatan Dahlan Iskan

Senin, 11 Juni 2012
Manufacturing Hope 30

Dua lagi perusahaan BUMN yang tahun ini melejit melampaui batas negara: PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dan PT Batan Teknologi (Persero).

Garuda, secara mengejutkan, saat ini sudah lebih besar daripada Malaysia Airlines (MAS) dan Thai Airways, Thailand. Bahkan, sudah lebih besar daripada Air France! Value Garuda kini mencapai Rp 18 triliun. Sudah sekitar Rp 1 triliun lebih besar daripada MAS dan Thai. Dengan demikian, untuk Asia Tenggara kini Garuda tinggal kalah dari Singapore Airlines.

Memang tidak ada alasan bagi Indonesia untuk serbakalah dari sesama negara ASEAN. Di antara 10 negara Asia Tenggara, kekuatan ekonomi Indonesia sudah mencapai 51 persen sendiri. Baru yang 49 persen dibagi sembilan negara lainnya.

Di bawah direksi Garuda yang sekarang dengan Dirut Emirsyah Satar, prestasi itu akan terus bisa dipacu. Inilah direksi yang dari segi umur relatif masih muda-muda. Inilah direksi yang berada di puncak antusias dan gairahnya. Iklim…

Lihat pos aslinya 850 kata lagi

Bila Cinta Tak Sampai

Allah menciptakan keselarasan dan keserasian antara satu pribadi dengan pribadi lain yang perangainya serupa. Ia pun menciptakan rasa ketertarikan antara siapa saja yang tabiatnya sesuai. Sedangkan tumbuhnya rasa cinta disebabkan oleh kekosongan hati akan cinta itu sendiri. Kekosongan cinta itulah yang membuka ruang-ruang untuk bersemayamnya sebuah cinta baru. Hati yang kosong akan cinta dan kasih kepada Allah, akan dihinggapi oleh rasa cinta dan kasih kepada selain-Nya. Sedangkan pupuk yang dapat menyuburkan pohon-pohon cinta adalah: anggapan baik terhadap pribadi yang dicintai dan keinginan kuat untuk mendapatkannya. Jika salah satu atau kedua unsur tersebut hilang, maka cinta itu tak akan bisa tumbuh sempurna.

Penyebab Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Ada beberapa hal yang menyebabkan cinta tak datang dari kedua belah pihak atau bahkan hilangnya cinta yang pernah tumbuh di hati, antara lain:

  1. Cacatnya cinta dari salah satu atau kedua belah pihak. Cinta yang cacat ini dapat disebabkan karena cinta sesaat, bukan cinta sejati.
  2. Ada penghalang dari pihak yang mencintai sehingga cintanya tidak sampai pada sasaran. Penghalang ini dapat berupa faktor fisik, faktor karakter, cara hidup, perbuatan, sosok dan sejenisnya.
  3. Ada penghalang pada diri yang dicintai yang membuat tak dapat membalas cinta dari orang yang mencintai.

Mengobati Sakit Hati

Jika penghalang-penghalang di atas tidak ada dan cinta uang tumbuh adalah cinta sejati, bukan cinta yang cacat, maka cinta akan datang dari kedua belah pihak. Sebaliknya, jika muncul salah satu atau ketiga macam penyebab tersebut di atas, maka cintanya tak akan bersambut. Untuk mengobati keadaan hati yang seperti itu, ada beberapa hal yang dapat dilakukan. Tahap pertama yaitu menghadirkan rasa putus asa akan dibalasnya cinta tersebut. Dengan rasa putus asa ini, maka hati akan nyaman dan tidak terus-menerus berambisi mendapat buruannya tersebut.

Bila kondisi keputusasaan tersebut tidak mampu menahan gejolak hati, maka dapat ditanggulangi dengan menamnamkan kesadaran bahwa ketergantungan pada sesuatu yang tidak mungkin dicapai adalah sebuah kegilaan. Sikap-sikap pengharapan yang berlebihan ini hanya dilakukan oleh orang-orang gila. Bila hati terus bergejolak karena tidak memperoleh kekasih dengan cara yang disyariatkan dan sesuai dengan kemampuan, maka berusahalah berprasangkan baik kepada Allah dengan menempatkan diri sebagai orang yang berudzur. Munculkanlah kesan bahwa apa yang dicari sejatinya tidak pernah ada atau mustahil didapat.

Jika nafsu masih tetap tidak mau menerima keadaan ini, maka cobalah sekuat tenaga untuk meninggalkan angan-nagan tersebut karena dua hal: Takut kepada Allah atau keyakinan bahwa hilangnya apa yang dicari adalah lebih baik, lebih berguna, dan lebih berfaidah, bahkan dapat menuntunnya menemukan cinta yang lebih besar dan lebih menggembirakan, cinta sejati. Bisa jadi dengan terus mengejar sasrannya itu hanya akan menjerumuskannya ke dalam dua musibah sekaligus: hilangnya sesuatu yang lebih besar dari kekasihnya tersebut dan terjadinya kesusahan yang lebih parah daripada hilangnya sang kekasih hati.

Andaikata usaha-usaha di atas belum dapat mengusir cinta itu dari hati, maka cobalah berfikir tentang keburukan yang akan ditimbulkan dari tindakan yang menurutkan syahwat. Betapa banyak kemaslahatan yang akan hilang karenanya. Sebab, menuruti syahwat akan menghalangi seseorang menggunakan kecerdasannya.

Kalau hati masih saja belum dapat disembuhkan, maka teruslah mengingat-ingat keburukan dari sang kekasih hati dan segala hal yang dapat membuat benci sang kekasih hati. Alihkan dari sekadar pandangan luar (fisik) ke dalam perilaku buruknya. Menyeberanglah dari kecantikan lahiriah menuju kebusukan hati dan jiwanya.

Bila tetap tidak tersembuhkan, maka pasrah dan berdoalah kepada Allah, memohon keselamatan kepada-Nya.

Namun, hendaknya seseorang yang cintanya bertepuk sebelah tangan tidak mudah menyebut kekasihnya dan mencelanya di hadapan orang banyak. Jika itu dilakukan, maka ia telah berbuat zalim dan melampaui batas.

Disarikan dari: Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, Zadul Ma’ad: Bekal Perjalanan Akhirat, Jilid 5

Siapa Mereka? [Puisi] 

Siapa mereka?
yang tak pernah puas dengan miliknya

Punya satu, ingin dua
Dapat dua, meminta tiga

Mereka
harapkan lebih dari yang ada

Gunakan segala cara
‘tuk meraih cita

Biarpun curang, asal terpandang
Biarpun kotor, asal tersohor
Biarpun dosa, asal bersahaja

Sebarkan daya muslihat
agar impian didapat

Menjilat supaya terangkat
Memfitnah supaya lebih mudah
Bersuara agar tak kentara

Binatang Liar [Puisi] 

Binatang-binatang liar terlihat bosan
jalani hidup dalam hutan
Dipenuhi aturan
hukum rimba
hukum alam

Gelap
Pengap

Aumannya keras melawan
Mencoba tuk bebas
lepas dari segala batas

Runtuhkan panji besi
luapkan nafsu dan emosi
Merdeka tanpa kendali

Berbuat
tanpa pengikat

Berjalan
tanpa halangan

Pergi
sesuka hati

Dan melangkah
tak tentu arah

Mencari cahaya keemasan
masa fana