Arsip Kategori: Catatan

Tak terasa lebih dari dua bulan blog ini tidak menerbitkan tulisan baru. Bukan karena turunnya semangat nge-blog, dalam istilah agama disebut futur, melainkan ada perubahan besar yang ingin saya lakukan. Sayangnya, rencana perubahan itu tidak berjalan lancar, untuk tidak mengatakan tidak berjalan sama sekali.

Di awal tahun 2012 saya mempunyai niat untuk pindah dari WordPress.com→ ke Dagdigdug→. Bahkan, saya sudah melakukannya. Di blog baru tersebut saya telah menceritakan perpindahan saya lengkap dengan alasan-alasannya. Mungkin beberapa teman narablog berpendapat bahwa tindakan saya ini kurang masuk akal karena lebih memilih sesuatu yang tidak lebih baik dari yang ada sebelumnya. Alasan saya saat itu sangat sederhana, bahwa orang-orang yang ada di belakang Dagdigdug adalah putra-putra #Indonesia maka mereka lebih layak untuk dihargai atas kerja keras mereka.

Beberapa #artikel telah saya terbitkan di blog baru tersebut sampai akhirnya ada pengumuman bahwa layanan blog gratis tersebut sedang dimaintenance→. Semua blog tidak bisa diakses. Seminggu, dua minggu, proses maintenance belum beres juga. Saya masih berusaha tetap setia dan sabar menyimpan tulisan-tulisan saya di flashdisk dengan tetap berharap blog baru saya dapat segera diakses. Namun hingga hari ini, saat nafsu ngeblog tak terbendung lagi, harapan saya belum terwujud juga. Maka saya putuskan untuk kembali ke pelukan cinta pertama, WordPress.com. Apalagi, kini saya mempunyai teman baru yang memudahkan blogging dengan WordPress, yaitu WordPress for Android.

Apa yang saya alami pagi ini mengingatkan pada sebuah kalimat: “Jangan pernah merasa memiliki sesuatu yang belum Anda genggam, meski itu sudah ada di depan mata.”

Salah Pilih Hari Raya Idul Fitri

Tulisan ini bukan untuk ikut-ikutan “merayakan” perbedaan penetapan Hari Raya Idul Fitri 1432H. Sebagaimana kita semua ketahui, di Indonesia terdapat perbedaan dalam penetapan Hari Raya Idul Fitri pada tanggal 29 Agustus 2011 kemarin. Sebagian meyakini 1 Syawal 1432H jatuh pada tanggal 30 Agustus 2011, sedangkan sebagian lagi meyakini 1 Syawal bertepatan dengan tanggal 31 Agustus 2011.

Pada hari dilaksanakannya sidang Isbat, 29 Agustus 2011, seorang teman bertanya kepada saya, “Fik, mana yang benar antara umat yang lebaran besok dan lebaran lusa?”