Mewabahnya Wabah [Puisi] 

Sampah-sampah
di taman indah
Mencemari selokan suci
Menumpahkan air tak terkendali
menebar bibit penyakit

Jentik-jentik mungil
Kepakkan sayap kecil

Wabah
Tumpah

Bintik-bintik di sekujur menggigil
terselimut siang yang labil

Kejang-kejang
Kaki dihentak-hentakkan

Tangan mengepal kencang
Menghantam, terus menghantam

Mulut memekik lantang
Yang sakit berteriak kesakitan
Yang panas berteriak kepanasan

Tetangga tertawa gembira
tak ia rasa

Diterbitkan oleh

Fikri

Seorang blogger yang juga pecinta bahasa, sastra, matematika dan pendidikan.

Beri Tanggapan (Bisa gunakan akun Facebook atau Twitter)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s