Di Musim Penghujan [Puisi] 

Kawanku, hujan telah turun pagi ini
Padahal hari masih terlalu dini

Kawanku, siang hari hujan tercurah lagi
Padahal hujan pagi barulah usai

Kawanku, hujan belum juga berhenti
Kawanku, musim ini hujan turun sepanjang hari

Kawanku, lihatlah air melimpah ruah
Belum juga meresap ke dalam tanah

Kawanku, sungai pun menjadi keruh
Bergejolak gemuruh rusuh
Mengendap
Mengeras
Membatu
Sungai-sungai terus mendangkal
Tak mampu lagi menahan curahan hujan

Tunggulah bencana di tahun depan
Tunggulah bencana di musim depan
Tunggulah bencana di bulan depan
Tunggulah bencana di minggu depan
Tunggulah, Kawan!

Diterbitkan oleh

Fikri

Seorang blogger yang juga pecinta bahasa, sastra, matematika dan pendidikan.

5 tanggapan untuk “Di Musim Penghujan [Puisi] 

    1. Ya, manusia lah yang bertanggung jawab atas segala yang terjadi di bumi ini. Entah itu peristiwa yang benar-benar terjadi karena ulah manusia maupun bukan.
      NB: Sebenarnya puisi tersebut bukan sekadar apa yang tampak tentang hujan dan banjir😀

Beri Tanggapan (Bisa gunakan akun Facebook atau Twitter)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s