Tunggulah! [Puisi] 

Saat identitas
tak lagi terpancang jelas

Tunggulah!
Saat ia
dikatakan gereja
dikatakan wihara
dikatakan pura

Saat sang penyeru
gemetar malu

Tunggulah!
Saat ia
dikatakan gereja
dikatakan wihara
dikatakan pura

Saat diri
tak mampu berdiri

Tunggulah!
Saat ia
dikatakan gereja
dikatakan wihara
dikatakan pura

Saat manah
Tak mampu melukis uswah

Tunggulah!
Saat ia
dikatakan gereja
dikatakan wihara
dikatakan pura

Saat semua itu berlangsung lama
dan tetap sama

Tunggulah!
Saat sang Pemilik
tak mau melirik
apalagi menilik
sebab Ia sudah tak tertarik

Diterbitkan oleh

Fikri

Seorang blogger yang juga pecinta bahasa, sastra, matematika dan pendidikan.

Beri Tanggapan (Bisa gunakan akun Facebook atau Twitter)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s