“Yayi, perang sabil punika nora lawan si kopar lawan si kapir, sajroning dhadha punika ana perang bratayudha langkung rame aganti pupuh-pinupuh, iya lawan dhewekira, iku latining perang sabil. (Dinda, perang sabil itu bukanlah perang melawan orang-orang kafir belaka. Di dalam dada itu ada perang baratayuda yang lebih ramai, saling bergantian memukul. Itu adalah perang melawan diri sendiri (nafsu), sebenar-benarnya perang sabil.)”

Purwaduksina

[digubah dari Ajaran Budi Pekerti dalam Suluk Sujinah]

Iklan

Beri Tanggapan (Bisa gunakan akun Facebook atau Twitter)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s