Kumpulan Tiga Soneta [Puisi] 

Gelandangan

Hati siapa tak pilu
melihat manusia di pinggir jalan.
Tua-muda sepanjang pandangan
tiada yang mau membantu

Beginilah keadaan bangsaku
penuh dengan gelandangan
tidur di teras pertokoan
orang-orang tak ada yang mau tahu

Andai aku banyak rizqi
ingin aku turut memberi
tapi apa daya diri ini

Andai aku pemegang pemerintah
pasti kalian bisa sekolah
dan tak hidup gelisah

Sungguh

Memang sungguh keterlaluan
perilaku generasi muda kita
sering tawuran
juga pecandu narkotika

Semua tak ingat Tuhan
berbuat dosa tak apa.
Aparat pun ikut-ikutan
malah bukan menumpasnya

Pemerintah hanya bengong
seperti mancan ompong
yang dipikir hanya kantong

Seperti apa bangsa ini
beberapa tahun lagi?
Apa dijajah kembali?

Sesal

Sesal sungguh di dalam hati
menatap negara tercinta
yang kini krisis melanda
tapi tetap terjadi korupsi

Bukan hanya pejabat tinggi
tapi sampai kepala desa
korupsi semakin merajalela
korupsi semakin menjadi

Negeri ini telah rugi
oleh ahli-ahli korupsi
yang memikirkan diri sendiri

Hakim tak punya kekuatan
mereka jadi boneka mainan
yang makan uang suapan

Diterbitkan oleh

Fikri

Seorang blogger yang juga pecinta bahasa, sastra, matematika dan pendidikan.

4 tanggapan untuk “Kumpulan Tiga Soneta [Puisi] 

Beri Tanggapan (Bisa gunakan akun Facebook atau Twitter)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s